​Liberal, LGBT dan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Kelompok Liberal meminta agar ibadah dan amal baik dianggap personal, setelah itu mereka ramai-ramai meninggalkannya. Mereka juga ingin agar amal buruk (misal LGBT) dianggap personal, setelah itu mereka ramai-ramai melakukannya atau minimal membiarkannya.

Semua ini terjadi karena mereka tidak memahami konsep amar ma’ruf nahi munkar di dalam agama Islam.

Di dalam Islam, kita WAJIB mengarahkan manusia untuk beribadah kepada Allah dan WAJIB mengarahkan manusia untuk mengerjakan hal yang baik, dan kita juga WAJIB mengarahkan manusia agar menjauhi hal-hal yang buruk. Inilah konsep Amar Ma’ruf Nahi Munkar di dalam Islam.

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

(Luqman berkata) Wahai anakku! Laksanakanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat yang ma’ruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting. (QS. Luqman, ayat 17)

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. (QS. Ali Imran, ayat 110).

Mari kita ajak keluarga kita untuk sering-sering datang ke masjid dan mengikuti pengajian, agar mereka tidak mencari kebenaran di jalanan.

Advertisements