Konsep Taqdir dalam menyikapi apa-apa yang SUDAH TERJADI

Jangan terlalu gembira dgn apa yang kita dapat, dan jangan terlalu sedih terhadap apa yg tidak kita dapatkan, karena semua sudah ada yg ngatur.
👆🏽
ini konsep takdir dalam Islam utk menyikapi apa2 yang sudah terjadi.

لِّكَيۡلَا تَأۡسَوۡاْ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمۡ وَلَا تَفۡرَحُواْ بِمَآ ءَاتَىٰكُمۡۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخۡتَالٖ فَخُورٍ

Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan jangan pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri. (QS Al-Hadid, 23)

👆🏽
Kalau utk orang Indonesia, banyak yg salah menerapkan ayat ini untuk menyikapi hal-hal yg belum terjadi. Dan ini seringkali mengakibatkan munculnya sikap malas.

Kita ummat Islam adalah ummat yang dididik untuk terus berjuang sampai titik darah penghabisan, tapi ketika hasil sudah ditentukan maka kita tidak boleh terlalu gembira ataupun terlalu sedih, karena semua yang terjadi pada dasarnya adalah “sudah ada yang ngatur”.

Advertisements