HIMBAUAN GUBERNUR, WALIKOTA DAN BUPATI MENGENAI PERAYAAN MALAM TAHUN BARU

Intinya:
– jangan hura-hura
– kalau bisa, sebaiknya tidak ada perayaan.
– lakukan muhasabah dan tingkatkan ibadah.

Provinsi Aceh

[Provinsi] Pemprov Aceh Imbau Masyarakat Tidak Rayakan Malam Tahun Baru
https://www.teraslampung.com/pemprov-aceh-imbau-masyarakat-tidak-rayakan-malam-tahun-baru/amp/

[Kota Banda Aceh] Walikota Banda Aceh Larang Warganya Rayakan Malam Tahun Baru
https://deras.co.id/2018/12/17/walikota-banda-aceh-larang-warganya-rayakan-malam-tahun-baru/

[Kab. Aceh Tenggara] Bupati Agara Juga Larang Warganya Rayakan Tahun Baru 2019
http://www.ajnn.net/news/bupati-agara-juga-larang-warganya-rayakan-tahun-baru-2019/index.html

[Kab. Aceh Barat] Bupati Aceh Barat Larang Perayaan Tahun Baru Masehi
http://diskominsa.acehbaratkab.go.id/baca/2267/bupati-aceh-barat-larang-perayaan-tahun-baru-masehi

[Kab. Gayo Lues] Bupati Amru Larang Perayaan Tahun Baru di Gayo Lues
https://penanegeri.com/bupati-amru-larang-perayaan-tahun-baru-di-gayo-lues/31649/

Provinsi Sumatera Barat

[Kota Padang] Wali Kota Padang Imbau Warga Isi Tahun Baru dengan Zikir
https://sumatra.bisnis.com/read/20181227/533/873461/wali-kota-padang-imbau-warga-isi-tahun-baru-dengan-zikir

[Kota Bukittinggi] Walikota Tegaskan Tidak Ada Perayaan Tahun Baru di Bukittinggi
https://covesia.com/archipelago/baca/66584/walikota-tegaskan-tidak-ada-perayaan-tahun-baru-di-bukittinggi

[Kota Payakumbuh] Wali Kota Payakumbuh Imbau Warga Tidak Rayakan Tahun Baru
https://www.harianhaluan.com/news/detail/72410/wali-kota-payakumbuh-imbau-warga-tidak-rayakan-tahun%C2%A0baru

[Kab. Tanah Datar] Tahun Baru, Bupati Tanah Datar Ajak Masyarakat Muhasabah
https://prokabar.com/tahun-baru-bupati-tanah-datar-ajak-masyarakat-muhasabah/

Provinsi Riau

[Kota Pekanbaru] Malam Tahun Baru 2019, Wali Kota Pekanbaru Ajak Remaja Muslim Ramaikan Masjid
http://m.riau1.com/berita/pekanbaru/Malam-Tahun-Baru-2019-Wali-Kota-Pekanbaru-Ajak-Remaja-Muslim-Ramaikan-Masjid

[Kab. Indragiri Hulu] Bupati Inhu Larang Rayakan Malam Tahun Baru
https://datariau.com/berita/Bupati-Inhu-Larang-Rayakan-Malam-Tahun-Baru

[Kab. Indragiri Hilir] Bupati Wardan Ajak Warga Berizikir Sambut Tahun Baru 2019
http://riaugreen.com/view/Inhil/38422/Bupati-Wardan-Ajak-Warga-Berizikir-Sambut-Tahun-Baru-2019.html

[Kab. Kuantan Singingi] Bupati Instruksikan Masyarakat Kuansing Tak Turun ke Jalan
http://www.riauterkini.com/sosial.php?arr=139576&judul=-Pergantian-Tahun-Baru,Bupati-Instruksikan-Masyarakat-Kuansing-Tak-Turun-ke-Jalan

[Kab. Siak] Ini Instruksi Bupati Siak Soal Pergantian Tahun Baru Masehi
-> agar malam pergantian tahun diisi dengan muhasabah dan bersyukur kepada Allah SWT sembari beribadah, berzikir dan berdoa, baik di rumah di masjid/musala di lingkungan masing-masing, khususnya di Kabupaten Siak.
https://www.riaumandiri.co/news/detail/66470/ini-instruksi-bupati-siak-soal-pergantian-tahun-baru-masehi%C2%A0

Provinsi Jambi

[Provinsi] Jelang Pergantian Tahun Baru, Ini Himbauan Plt Gubernur
-> Mengisi malam pergantian tahun 2018 ke tahun 2019 dengan muhasabah dan bersyukur kepada Allah SWT.
https://infojambi.com/jelang-pergantian-tahun-baru-ini-himbauan-plt-gubernur/

[Kab. Sarolangun] Larang Perayaan Tahun Baru, Bupati Sarolangun Imbau Warganya Berzikir
https://news.okezone.com/amp/2018/12/26/340/1996347/larang-perayaan-tahun-baru-bupati-sarolangun-imbau-warganya-berzikir

[Kab. Tanjung Jabung Barat] Jelang Perayaan Malam Tahu Baru 2019, Bupati Keluarkan 4 Himbauan kepada Camat dan Masyarakat
-> Bupati Safrial mengajak masyarakat untuk merayakan tahun baru 2019, dengan melakukan kegiatan zikir dan pengajian di masjid – masjid.
http://tanjabbarkab.go.id/site/jelang-perayaan-malam-tahun-baru-2019-bupati-keluarkan-4-himbauan-kepada-camat-dan-masyarakat/

Provinsi Bengkulu

[Kota Bengkulu] Sambut Tahun Baru, Walikota Bengkulu Ajak Masyarakat Ramaikan Rumah Ibadah
https://bengkuluekspress.com/sambut-tahun-baru-walikota-bengkulu-ajak-masyarakat-ramaikan-rumah-ibadah/

[Kab. Rejang Lebong] Bupati Imbau Rayakan Pergantian Tahun Baru dengan Ibadah
http://pedomanbengkulu.com/2018/12/bupati-imbau-rayakan-pergantian-tahun-baru-dengan-ibadah/

Provinsi Sumatera Selatan

[Kota Pagar Alam] Ini Himbauan Walikota Pagar Alam Jelang Pergantian Tahun
-> agar pergantian tahun baru diisi Dzikir dan do’a bersama
https://m.suaraindonesia.co.id/read/3389/20181228/163828/ini-himbauan-walikota-pagar-alam-jelang-pergantian-tahun#!-_-

[Kab. Ogan Komering Ulu (OKU)] Bupati OKU Adakan Zikir Akbar di Malam Tahun Baru
http://www.rmolsumsel.com/read/2018/12/26/106295/Bupati-OKU-Adakan-Zikir-Akbar-di-Malam-Tahun-Baru-

Provinsi Lampung

[Kab. Way Kanan] Bupati Way Kanan Keluarkan Surat Edaran Pelarangan Perayaan Tahun Baru 2019
https://www.kupastuntas.co/2018/12/bupati-way-kanan-keluarkan-surat-edaran-pelarangan-perayaan-tahun-baru-2019/

[Kab. Lampung Tengah] Bupati Lamteng Imbau tak Berpesta di Tahun Baru
http://www.lampost.co/amp/bupati-lamteng-imbau-tak-berpesta-di-tahun-baru.html

[Kab. Pesisir Barat] Ingat, Tidak Ada Pesta Tahun Baru di Pesbar
https://radarlampung.co.id/2018/12/28/ingat-tidak-ada-pesta-tahun-baru-di-pesbar/

Provinsi Banten

[Kota Tangerang] Malam Tahun Baru, Wali Kota Tangerang Imbau Tidak Ada Hura-Hura
http://tangerangnews.com/kota-tangerang/read/25691/Malam-Tahun-Baru-Wali-Kota-Tangerang-Imbau-Tidak-Ada-Hura-Hura

[Kota Tangerang Selatan] Pemkot Tangsel Keluarkan Surat Edaran soal Perayaan Tahun Baru 2019
-> Jangan hura-hura, jauhkan anak dari acara hura-hura, tingkatkan ibadah, rasa keprihatinan, kepedulian dan kepekaan sosial.
https://news.okezone.com/read/2018/12/29/338/1997415/pemkot-tangsel-keluarkan-surat-edaran-soal-perayaan-tahun-baru-2019

[Kab. Lebak] Terbitkan Surat Edaran, Bupati Lebak Himbau Warga Tidak Merayakan Tahun Baru 2019
https://www.antero.co/terbitkan-surat-edaran-bupati-lebak-himbau-warga-tidak-merayakan-tahun-baru-2019/

DKI Jakarta

[Provinsi] Pemprov DKI Himbau Warga Tak Nyalakan Kembang Api saat Malam Pergantian Tahun Baru
https://breakingnews.co.id/read/pemprov-dki-himbau-warga-tak-nyalakan-kembang-api-saat-malam-pergantian-tahun-baru

Provinsi Jawa Barat

[Provinsi] Ridwan Kamil: Kurangi Perayaan Tahun Baru, Mari Muhasabah
https://m.ayobandung.com/read/2018/12/29/42475/ridwan-kamil-kurangi-perayaan-tahun-baru-mari-muhasabah

[Kota Bandung] Tak Ada Pesta Tahun Baru, Pemkot Bandung Gelar Zikir di Masjid
https://news.detik.com/jawabarat/4359144/tak-ada-pesta-tahun-baru-pemkot-bandung-gelar-zikir-di-masjid

[Kota Bekasi] Walikota Ini Ajak Warganya Sambut Tahun Baru dengan Dzikir dan Doa
http://poskotanews.com/2018/12/28/walikota-ini-ajak-warganya-sambut-tahun-baru-dengan-dzikir-dan-doa/

[Kota Bogor] Malam Tahun Baru, Bima Arya Ajak Masyarakat Doa Bersama di Tugu Kujang
http://www.radarbogor.id/2018/12/28/malam-tahun-baru-bima-arya-ajak-masyarakat-doa-bersama-di-tugu-kujang/amp/

[Kab. Bogor] Bupati Bogor Ajak Warga Tidak Rayakan Malam Tahun Baru, Ini Surat Edarannya.
http://www.radarbogor.id/2018/12/28/bupati-bogor-ajak-warga-tidak-rayakan-malam-tahun-baru-ini-surat-edarannya/

[Kab. Garut] Bupati Garut: Jangan Pesta Tahun Baru, Ayo ke Masjid!
http://www.inilahkoran.com/berita/3520/bupati-garut-jangan-pesta-tahun-baru-ayo-ke-masjid

[Kab. Subang] Pemkab Subang Ajak Rayakan Tahun Baru dengan Istighosah
https://www.mediajabar.com/daerah/pemkab-subang-ajak-rayakan-tahun-baru-dengan-istighosah.html

[Kab. Sukabumi] Malam Tahun Baru, Bupati Sukabumi Imbau Warga Tak Tiup Terompet
https://sukabumiupdate.com/detail/sukabumi/pemerintahan/49917-Malam-Tahun-Baru-Bupati-Sukabumi-Imbau-Warga-Tak-Tiup-Terompet

[Kab. Kuningan] Inilah Himbauan Bupati Sambut Datangnya Malam Tahun Baru 2019
-> menggelar acara doa dan dzikir bersama masyarakat di masjid dan musholla.
https://www.bingkaiwarta.com/read/inilah-himbauan-bupati-sambut-datangnya-malam-tahun-baru-2019

Provinsi Jawa Tengah

[Kota Solo] Walikota Solo Larang Nyalakan Kembang Api dan Petasan
https://www.cakrawala.co/walikota-solo-larang-nyalakan-kembang-api-dan-petasan/

[Kab. Pemalang] Pemkab Pemalang: Jangan Berlebihan Sambut Tahun Baru
https://www.suaramerdeka.com/news/baca/156275/pemkab-pemalang-jangan-berlebihan-sambut-tahun-baru

Provinsi Jawa Timur

[Kota Surabaya] Tak Ada Perayaan Tahun Baru di Surabaya, Risma: Masih Ikut Berduka
https://m.timesindonesia.co.id/read/194222/20181226/143519/tak-ada-perayaan-tahun-baru-di-surabaya-risma-masih-ikut-berduka/_MURL_

[Kab. Pamekasan] Bupati Pamekasan Larang Konvoi di Malam Tahun Baru
https://mediamadura.com/2018/12/17/bupati-pamekasan-larang-konvoi-di-malam-tahun-baru/

[Kab. Banyuwangi] Bupati Anas: Tahun Baru Mending Nyate di Rumah Saja
https://jatim.idntimes.com/news/jatim/mohamad-ulil/bupati-anas-tahun-baru-mending-nyate-di-rumah-saja

[Kab. Pasuruan] Bupati Gus Irsyad Imbau Warganya Tak Hura-hura Saat Rayakan Tahun Baru 2019
http://www.kabarpas.com/2018/12/27/bupati-gus-irsyad-imbau-warganya-tak-hura-hura-saat-rayakan-tahun-baru-2019/

[Kab. Sumenep] Himbauan Larangan Bupati Sumenep Untuk Kegiatan Pergantian Tahun Baru 2019
-> hindari hura-hura, petasan dan konvoi.
https://penarakyatnews.id/2018/12/28/himbauan-larangan-bupati-sumenep-untuk-kegiatan-pergantian-tahun-baru-2019/

Provinsi Kalimantan Utara

[Provinsi] Ini Imbauan Gubernur dan Kapolda Kaltara Saat Warga Merayakan Malam Tahun Baru
-> masyarakat tidak melakukan pesta kembang api atau petasan yang bisa mengganggu dan membahayakan orang lain.
http://kaltim.tribunnews.com/2018/12/27/ini-imbauan-gubernur-dan-kapolda-kaltara-saat-warga-merayakan-malam-tahun-baru

Provinsi Kalimantan Timur

[Provinsi] Malam Tahun Baru di Kaltim, Gubernur Isran Noor Imbau tak Ada Kembang Api dan Tiupan Terompet
http://kaltim.tribunnews.com/amp/2018/12/28/malam-tahun-baru-di-kaltim-gubernur-isran-noor-imbau-tak-ada-kembang-api-dan-tiupan-terompet

Provinsi Sulawesi Utara

[Kota Kotamobagu] Pemkot Kotamobagu Akan Sambut Tahun Baru dengan Dzikir dan Doa Bersama untuk Negeri
https://kroniktotabuan.com/kotamobagu/pemkot-kotamobagu-akan-sambut-tahun-baru-dengan-dzikir-dan-doa-bersama-untuk-negeri/

Provinsi Gorontalo

[Provinsi] Gubernur Gorontalo Larang Pesta Tahun Baru dengan Petasan dan Miras
https://regional.kompas.com/read/2018/12/28/09270771/gubernur-gorontalo-larang-pesta-tahun-baru-dengan-petasan-dan-miras

Provinsi Sulawesi Tengah

[Kota Palu] Himbauan Walikota Pada Malam Tahun Baru
-> hindari petasan, hindari hura-hura, tingkatkan ibadah
https://www.atmago.com/posts/himbauan-walikota-pada-malam-tahun-baru_post_id_94979511-0942-4251-b824-e36d4e3c0b51

[Kab. Banggai] Sambut Tahun Baru, Bupati Banggai Intruksikan Gelar Kegiatan Keagamaan
https://mediapatriot.co.id/2018/12/26/sambut-tahun-baru-bupati-banggai-intruksikan-gelar-kegiatan-keagamaan/

Provinsi Sulawesi Selatan

[Povinsi] Tak Ada Pesta Kembang Api, Nurdin Abdullah Berzikir Sambut Tahun Baru
http://news.rakyatku.com/read/133000/2018/12/27/tak-ada-pesta-kembang-api-nurdin-abdullah-berzikir-sambut-tahun-baru

[Provinsi] Buat Warga Sulsel, Urungkan Niat Rayakan Malam Tahun Baru 2019, Baca Edaran Wakil Gubernur
http://makassar.tribunnews.com/amp/2018/12/28/buat-warga-sulsel-urungkan-niat-rayakan-malam-tahun-baru-2019-baca-edaran-wakil-gubernur

[Kota Makassar] Dzikir Bersama Awali Agenda Perayaan Tahun Baru Pemkot Makassar
http://makassarmetro.com/2018/12/24/dzikir-bersama-awali-agenda-perayaan-tahun-baru-pemkot-makassar/

[Kota Parepare] Jelang Tahun Baru, Ini Himbauan Pemkot Parepare
-> tidak melakukan kegiatan peringatan pergantian tahun yang menyimpang dari kultur dan ajaran agama serta tidak melakukan perayaan pergantian tahun yang berlebihan.
https://ajatappareng.online/2018/12/28/jelang-tahun-baru-ini-himbauan-pemkot-parepare/

[Kab. Pinrang] Bupati Pinrang Larang Warga Nyalakan Kembang Api di Malam Tahun Baru
http://news.rakyatku.com/amp/133165

[Kab. Bulukumba] Bupati AM.Sukri ” Mari Kita Sambut Tahun Baru 2019 dengan Doa dan Dzikir,”
https://matarakyatmu.com/2018/12/28/bupati-am-sukri-mari-kita-sambut-tahun-baru-2019-dengan-doa-dan-dzikir/

Provinsi Sulawesi Tenggara

[Kab. Wakatobi] Bupati Wakatobi Minta Warganya Zikir dan Berdoa di Malam Pergantian Tahun
https://sultrakini.com/berita/bupati-wakatobi-minta-warganya-zikir-dan-berdoa-di-malam-pergantian-tahun

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

[Kota Bima] Malam Tahun Baru, Walikota Bima Imbau Masyarakat Untuk Dzikir dan Doa
https://kahaba.net/berita-bima/61557/malam-tahun-baru-walikota-bima-imbau-masyarakat-untuk-dzikir-dan-doa.html

[Kab. Lombok Barat] Pemkab Lombok Barat Tidak Gelar Kegiatan Perayaan Tahun Baru 2019
https://www.timesindonesia.co.id/read/194534/20181228/212846/pemkab-lombok-barat-tidak-gelar-kegiatan-perayaan-tahun-baru-2019/

Memperbaiki diri vs Memperbaiki Lingkungan

Islam itu:
1. Memperbaiki diri.
2. Lalu memperbaiki lingkungan.

Di tengah kerusakan yang menyebar ke mana-mana, kalau ada yang mengatakan bahwa kita harus sibuk dengan “memperbaiki diri saja”, berarti yang mengatakan hal itu:

1. Dia tidak memahami bagaimana Islam yang benar.
Atau,
2. Dia ingin agar kerusakan itu tetap ada di tengah masyarakat. 😰

Perbaikilah diri kita dengan sholat dan ibadah lainnya, lalu aktiflah memperbaiki lingkungan kita, dan kita harus bersabar dalam melakukan semua itu. Karena baik memperbaiki diri maupun memperbaiki lingkungan, dua-duanya tidak mudah dan mungkin kita akan menemui banyak hambatan di dalamnya.

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Wahai anakku! Laksanakanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting. (QS. Luqman, 17)

Yaasiin 20-27

Surat Yaasiin ayat 20-27 menjelaskan tentang orang biasa, bukan nabi, bukan wali, bukan ulama, bukan kyai, juga bukan ustadz. Dia adalah orang biasa, tapi dia punya satu perbedaan dengan orang lain pada umumnya: Dia bersedia mati-matian membela Nabi, wali, ulama, kyai ataupun Ustadz, meskipun dia harus berkorban waktu, tenaga ataupun uang.

Ada orang yang harus bertugas untuk menyampaikan, dan ada orang yang harus bertugas membantu proses penyampaian ini. Dan dua kelompok ini, dua-duanya dijanjikan masuk surga.

Kita sendiri, masuk kelompok yang mana?

Jangan sampai kita termasuk ke dalam kelompok yang tidak peduli agama, atau bahkan memusuhi para ulama.

وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata, “Wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu.

اتَّبِعُوا مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُمْ مُهْتَدُونَ

Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Dan tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyembah (Allah) yang telah menciptakanku dan hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.

أَأَتَّخِذُ مِنْ دُونِهِ آلِهَةً إِنْ يُرِدْنِ الرَّحْمَٰنُ بِضُرٍّ لَا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنْقِذُونِ

Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya? Jika (Allah) Yang Maha Pengasih menghendaki bencana terhadapku, pasti pertolongan mereka tidak berguna sama sekali bagi diriku dan mereka (juga) tidak dapat menyelamatkanku.

إِنِّي إِذًا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Sesungguhnya jika aku (berbuat) begitu, pasti aku berada dalam kesesatan yang nyata.

إِنِّي آمَنْتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ

Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)-ku.”

قِيلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ ۖ قَالَ يَا لَيْتَ قَوْمِي يَعْلَمُونَ

Dikatakan (kepadanya), “Masuklah ke surga.” Dia (laki-laki itu) berkata, “Alangkah baiknya sekiranya kaumku mengetahui,

بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُكْرَمِينَ

apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang telah dimuliakan.”

(QS. Yaasiin, 20-27)

Yaasiin 13-19

Surat Yaasiin ayat 13-19 menjelaskan kisah tentang tiga orang utusan sebelum era Nabi Muhammad saw. Mereka dikirim pada satu kaum secara bersamaan, untuk mendakwahkan Islam. Tapi kaum tersebut menolak ajaran yang disampaikan oleh tiga utusan tadi, dan tidak hanya itu, bahkan kaum itupun mengancam akan menyiksa tiga utusan utusan tadi.

Kisah ini diturunkan dengan beberapa tujuan. Yang pertama, tentu saja, ini adalah peringatan untuk orang-orang yang tidak mau beragama, karena dalam ayat ini disebutkan bahwa orang-orang yang tidak mau diajak untuk beragama memang ada dari dulu, dan mereka adalah orang-orang yang akan masuk neraka.

Tujuan lainnya adalah penguat semangat bagi para Nabi, Rasul, Ulama, Kyai, Ustadz, agar jangan patah semangat kalau bertemu dengan orang-orang yang menolak kalau diajak bicara masalah agama, dan bahkan mungkin mereka akan memerangi dakwah yang disampaikan itu. Memang ada orang-orang seperti itu, dan oleh karena itu, para Nabi, Rasul, Ulama, Kyai, Ustadz tidak perlu bersedih hati kalau dakwah mereka dihalang-halangi.

Ini adalah ayat untuk memompa semangat para pendakwah untuk terus bersemangat mendakwahkan ajaran Islam pada semua orang, siapapun mereka, tentunya dengan cara yang baik.

Kita sering baca surat Yaasiin tapi lemah semangat dalam mendakwahkan Islam?
Berarti kita belum bisa mengambil pelajaran dari apa yang kita baca.

Kita sering baca surat Yaasiin tapi belum pernah mendakwahkan Islam?
Berarti kita menutup diri atas hikmah yang ada di dalam ratusan ayat Al-Qur’an, yang memang ditujukan pada orang-orang yang mendakwahkan Islam.

Kita adalah orang-orang yang tidak mau tahu masalah agama?
Jangan-jangan, kita termasuk kelompok yang disebutkan dalam ayat di atas?

Dulu dan sekarang

Dulu, sahabat nabi menomorsatukan agamanya. Jangankan diajak sholat ke masjid, diajak perang pun mereka berlomba-lomba mengerjakannya.

Sekarang, banyak orang menomorsekiankan agamanya. Jangankan diajak perang, diajak sholat ke masjid pun ada saja alasannya.

Semoga kita termasuk kelompok yang pertama, bukan kelompok yang kedua. Jadikanlah agama ini sebagai perkara nomor satu, dan jadikanlah nabi kita sebagai orang pertama yang kita dengarkan ucapannya, karena itu adalah bukti bahwa kita adalah orang yang beriman.

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (QS. An-Nisaa, ayat 65)

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ فَوَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak sempurna keimanan seseorang dari kalian sampai ia mencintai aku melebihi kedua orang tuanya dan anaknya.” (HR. Bukhari)

Ini Islam yang benar, dan ini bukan radikal.