Orisinalitas Kitab Suci

Dalam Islam, orang yang hafal Al-Qur’an disebut dengan haafiz. Padahal, dalam bahasa Arab, arti dari kata haafiz bukanlah “orang yang menghafal”, melainkan “orang yang menjaga”.

Maksudnya, siapa saja yang menghafal Al-Qur’an, maka sesungguhnya dia adalah orang yang telah menjaga keaslian Al-Qur’an. Itulah haafiz.
Seperti itulah Al-Qur’an dijaga dan terjaga orisinalitasnya, dalam bentuk dihafal oleh ribuan orang dalam setiap zamannya, sehingga jangankan ada kalimat yang salah, bahkan kalau ada kata atau huruf yang salah pun dengan mudah bisa terdeteksi.

Seperti itulah keyakinan ummat Islam dalam meyakini keaslian kitab sucinya.

Bagaimana dengan kitab suci Anda? Setelah melewati masa ratusan atau ribuan tahun tanpa keberadaan komputer ataupun alat cetak, dengan cara seperti apa orisinalitasnya tetap terjaga?

Setiap kita, tentu punya hak untuk merenungkannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s