Orang yang tidak mengimani hari Akhirat

​Beberapa waktu lalu, kita diributkan oleh pidato seorang ketua partai yang secara terang-terangan menyatakan bahwa dia tidak meyakini hari akhirat. Terlepas dari siapa yang membuat teks pidato itu, penilaian kita tetaplah harus kita sematkan pada siapa yang melakukan pidato tersebut.

Orang seperti ini, ada banyak diceritakan dalam Al-Qur’an, salah satunya adalah pada ayat di bawah.

Tinggal kita cocokkan saja ciri lainnya: Apakah dia atau partainya banyak berbohong? Apakah dia dan partainya mengajak pada hal-hal yang melalaikan kita?

Kalau benar, maka benarlah apa yang ada dalam ayat tersebut.

قُتِلَ الْخَرَّاصُونَ، الَّذِينَ هُمْ فِي غَمْرَةٍ سَاهُونَ، يَسْأَلُونَ أَيَّانَ يَوْمُ الدِّينِ، يَوْمَ هُمْ عَلَى النَّارِ يُفْتَنُونَ، ذُوقُوا فِتْنَتَكُمْ هَٰذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَسْتَعْجِلُونَ.

Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta, (yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan yang lalai, mereka bertanya: “Bilakah hari pembalasan itu?”. (Hari pembalasan itu) ialah pada hari ketika mereka diazab di atas api neraka. (Dikatakan kepada mereka): “Rasakanlah azabmu itu. Inilah azab yang dulu kamu minta untuk disegerakan”. (QS. Adz-Dzaariyaat: 10-14).

Untuk kita sendiri, jangan sampai kita salah memilih pemimpin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s