Petrodollar = Kerja sama Saudi dan Amerika?

Mengapa minyak dunia harus dibeli dengan menggunakan US dollar?
Jawabannya adalah, karena di situ ada kerja sama antara Saudi dan Amerika.

Tahun 1971, Amerika memutus hubungan antara cadangan emas dan dollar, akibatnya sejak saat itu ekonomi dunia berguncang lagi. Dollar Amerika juga bermasalah. Tapi di tahun 1973, tiba-tiba muncul perjanjian baru antara Saudi dan Amerika, yaitu agar semua minyak diperjualbelikan dengan menggunakan US Dollar sebagai satu-satunya mata uang yang boleh digunakan, dan inilah yang namanya sistem Petrodollar, dimana petrol artinya adalah minyak. Dengan cara ini, Amerika sukses menjamin kestabilan dollar mereka, yaitu dengan mengganti  cadangan uang mereka dari emas menjadi minyak. Artinya, tanpa cadangan emas pun, dollar akan berkuasa.

Lalu apa untungnya bagi Saudi? Ya jelas, sebagai penjamin mata uang dollar Amerika, maka Amerika tidak akan membiarkan Saudi collapse. Amerika akan mati-matian membela Saudi agar ekonomi Saudi terus mem-backup ekonomi Amerika, dan pada saat yang bersamaan Saudi merasa bahwa mereka “tidak melakukan apa-apa untuk Amerika”. 😦

Sayangnya, pemikiran Saudi ini salah. Saudi memang tidak memberikan apa-apa pada Amerika, tapi pada dasarnya, dengan menjadikan dollar sebagai satu-satunya mata uang untuk jual beli minyak, itu artinya Saudi telah mendukung kestabilan ekonomi Amerika, dan efeknya, ekonomi Amerika makin merajalela, dan ujung-ujungnya negara Israel akan menjadi kuat. Mengapa? Karena Israel didukung penuh oleh Amerika!

Selama Amerika masih kuat, selama itu pula Israel akan tetap ada. Dan selama minyak masih diperjualbelikan dengan menggunakan dollar, selama itu pula Amerika akan tetap kuat. Dan selama Saudi sebagai exportir utama tetap menggunakan dollar sebagai mata uang untuk minyak mereka, selama itu pula minyak akan tetap dikuasai oleh Dollar. Hanya sebagian negara yang tidak mau menggunakan dollar Amerika sebagai mata uang untuk minyak mereka, di antara negara-negara itu adalah Iran, Syria, Venezuela dan Korea Utara. Ini adalah negara-negara yang sangat dibenci oleh Amerika.

Jadi siapa sebenarnya yang telah menjamin keberlangsungan negara Israel selama ini?
Silakan dipikirkan masing-masing.

Yang jelas, ini adalah satu hal yang sangat ironis. Negara-negara islam ternyata menjual minyak mereka menggunakan mata uang asing yang sebenarnya sangat amat pro-Israel!

Dari sini, kita ummat Islam harus sadar bahwa sebenarnya kita juga wajib mempelajari ilmu ekonomi, agar kita tidak dimanfaatkan oleh musuh-musuh kita.

Jangan sampai kita menjadi kaum yang hanya sibuk membahas tema bid’ah bid’ah bid’ah dalam masalah khilafiyah, sementara pada saat yang bersamaan kita malah lupa tentang hal-hal utama dalam agama kita ini.

Israel adalah negara yang menjajah tanah Palestina, dan Amerika adalah pendukung utama Israel. Seharusnya, kita tidak menjadikan Israel dan Amerika sebagai teman dekat kita.

إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَىٰ إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Mumtahanah ayat 9).


Depok, 18 April 2016
Isa Ismet K

Referensi utama:

Preparing for the Collapse of the Petrodollar System

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s