Mengapa Wahabi sangat membenci Syiah?

Di Saudi yang dominan adalah Wahabi, dan Wahabi adalah aliran ekstrim dalam Sunni. Adapun di Iran yang dominan adalah Rafidhah, dan Rafidhah adalah aliran ekstrim dalam Syiah.

Wahabi sangat membenci Syiah, karena Wahabi adalah penerus ideologi Bani Umayyah yang memang amat membenci semua hal yang “berbau Ali”, sedangkan Syiah adalah kelompok yang mengkultuskan Ali sehingga secara otomatis Syiah juga amat membenci Bani Umayyah yang memang telah membantai Hussein bin Ali beserta keluarganya di Padang Karbala.

Sejarah mencatat, tiga generasi bani Hasyim telah terusir. Yang pertama adalah nabi kita Muhammad saw, terusir dari Makkah ke Madinah. Siapakah yang mengusir? Yang mengusir adalah Abu Sufyan dari Bani Umayyah. Berikutnya adalah menantu Nabi yaitu Ali bin Abi Thalib, yang terusir dari Madinah ke Kufah. Siapakah yang mengusir? Yang mengusir adalah Muawiyah bin Abu Sufyan dari Bani Umayyah. Terakhir adalah cucu nabi, yaitu Hussein bin Ali, yang terpaksa pergi meninggalkan Madinah ke arah Kufah dan dibantai di padang Karbala oleh pasukan Yazid bin Muawiyah bin Abu Sufyan. Lengkap sudah penderitaan tiga generasi, dan pembantaian keluarga nabi di Padang Karbala inilah yang akhirnya menjadi pemicu utama munculnya kelompok Syiah yang amat mengkultuskan Ali dan Hussein bin Ali.

Maka, tidak heran kalau Wahabi sangat menggebu-gebu mempropagandakan pendapat bahwa orang tua nabi dan orang tua Ali masuk neraka. Seakan-akan yang terlihat adalah “kalau Muhammad dan Ali tidak bisa masuk neraka, minimal orang tua mereka yang harus masuk neraka”. 😦
Sebaliknya, kelompok Syiah selalu mengatakan bahwa Muawiyah dan bapaknya adalah orang Munafik yang akan masuk neraka.

Jadi, jangan heran kalau dalam pengajian Wahabi tema Syiah sesat itu tema wajib. Semua yang berbau Syiah akan dibabat habis. Yaman dan Suriah adalah contoh nyata, betapa Saudi amat bernafsu menyerang Syiah. Lalu kenapa Saudi tidak menyerang Israel? Ya mudah saja, karena Israel bukan Syiah. 🙂

Sebaliknya, dalam pengajian Syiah, tema wahabi juga sering diangkat. Isinya ya sama saja, sisi negatifnya yang diangkat.

Wahabi sebenarnya masuk dalam ahlu Sunnah, yaitu kelompok Sunni. Akan tetapi, sikap radikal Wahabi membuat mereka berbeda dari Sunni. Sunni adalah kelompok yang lebih adil dalam menyikapi masalah. Maka, kelompok Sunni membagi Syiah dalam beberapa kelompok, mulai dari yang masih bisa diterima, yang masih ditolerir dan yang sudah keluar dari Islam. Sikap MUI kita juga seperti ini. Akan tetapi, sikap ini jelas berbeda dengan sikap Wahabi terhadap Syiah yang jelas-jelas mengkafirkan syiah secara keseluruhan. Singkatnya, sebagian Sunni memang membenci Syiah, tapi seluruh Wahabi amat sangat membenci Syiah.

Sesuai alur historis, pusat Bani Umayyah ada di Damaskus. Dan ulama kebanggaan Wahabi juga semuanya berasal dari Damaskus. Ibnu Taimiyah, Ibnul Qoyyim al-Jauziyah, Adz-Dzahabi, Muhammad bin Abdul Wahhab dan juga Syaikh Albani, semuanya berasal dari Damaskus atau lama tinggal di Damaskus. Maka tidak heran kalau pemikiran Bani Umayyah menurun ke Saudi, dan jangan heran pula kalau melihat Saudi mati-matian maju berperang ke Suriah, salah satu sebabnya adalah karena nenek moyang ulama mereka ada di sana. Coba lihat penggalangan dana oleh kelompok Wahabi di Indonesia, hampir semuanya lari ke Suriah, dan tidak ke tempat lain seperti Palestina misalnya.

Maka, kembali pada masalah Saudi dan Iran atau Wahabi dan Syiah, kalau yang menjadi wakil Sunni adalah Wahabi dan kalau yang menjadi wakil Syiah adalah Rafidhah, ya sudah pasti dunia islam tidak akan aman. Bawaannya pasti perang terus, seperti sekarang ini. Kita butuh wakil yang lebih moderat dari masing-masing kelompok, untuk bisa mendamaikan ummat Islam, dan untuk bisa menasehati kelompok ekstrim pada masing-masing kelompok. Turki, Mesir dan Indonesia mungkin bisa mengambil peran sebagai wakil Sunni, agar ummat Islam bisa makin maju ke depannya nanti.

Demikian, semoga bermanfaat.

Depok, 3 Januari 2016
Isa Ismet Khumaedi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s