Al-Qur’an vs hadits shahih

Hadits shahih tidak mungkin bertentangan dgn Al-Qur’an? Benarkah seperti itu?

Kalau pertanyaannya adalah “apakah ucapan nabi kita tidak mungkin bertentangan dgn Al-Qur’an?”, maka jawabannya sudah jelas tidak mungkin bertentangan. Tapi kalau pertanyaannya adalah “apakah hadits shahih tidak mungkin bertentangan dgn Al-Qur’an?”, maka jawabannya adalah mungkin saja bertentangan, karena hadits shahih itu tidak identik dengan ucapan nabi kita.

Apa itu hadits shahih?

Hadits shahih adalah hadits nabi yang diteliti oleh para ulama ahli hadits, lalu para ulama tersebut ber-ijtihad menentukan bahwa hadits tersebut benar-benar berasal nabi kita. Itulah hadits shahih. Hadits yang tidak bisa dipastikan apakah benar berasal dari nabi kita atau tidak, maka hadits itu akan dihukumi sebagai hadits dhoif (lemah), atau mungkin juga hadits palsu atau lainnya.

Tentang hadits shahih, intinya ada dua. Yang pertama, hadits tersebut dihukumi sebagai shahih oleh ulama ahli hadits. Yang kedua, jangan lupa bahwa penentuan shahih tidaknya hadits ini adalah hasil ijtihad dari ulama. Dan yang namanya ijtihad, bisa.saja benar dan bisa saja salah.

Maka, hadits shahih adalah hadits yang dinyatakan shahih berdasarkan ijtihad ulama. Maka, hadits shahih tidak identik dengan ucapan nabi. Hadits shahih adalah ucapan2 yang diperkirakan mungkin benar berasal dari nabi, dan semoga saja benar, tapi jangan dipastikan pasti benar, karena yang namanya ijtihad, tentu tetap ada kemungkinan salahnya.

Maka sikap kita yang benar seharusnya bukan meyakini bahwa hadits shahih itu pasti tidak bertentangan dengan Al-Qur’an. Sikap kita seharusnya adalah selalu melakukan crosscheck isi suatu hadits, kita bandingkan dengan Al-Qur’an yang sudah jelas-jelas dijamin oleh Allah kebenarannya, cek apakah isinya bertentangan ataukah tidak. Kalau tidak bertentangan, maka terimalah hadits itu. Kalau ternyata bertentangan, maka jangan terima hadits itu karena kemungkinan salah itu manusiawi dan pasti ada. Selain nabi kita, tidak ada manusia yang ma shum. Imam Bukhari tidak ma’shum, dan Imam Muslim pun tidak ma’shum. Lantas mengapa kita mengatakan bahwa kitab mereka itu tidak ada keraguan di dalamnya?

Contoh hadits shahih yang dipertanyakan isinya adalah hadits shahih dalam Kitab Shahih Muslim yang mengatakan bahwa seorang wanita dewasa boleh menyusui laki-laki dewasa yang bukan mahram-nya, agar laki-laki tersebut menjadi mahram-nya (maksudnya agar laki-laki tersebut menjadi seperti anaknya karena menyusu padanya, sehingga kemudian karena laki-laki tsb sudah menjadi seperti anaknya maka si wanita tidak perlu lagi memakai hijab saat berurusan dengan laki-laki tsb).

Hadits ini statusnya shahih, karena ada dalam kitab shahih Muslim. Tapi isinya jelas-jelas bertentangan dengan Al-Qur’an. Maka sikap kita adalah, kita tidak boleh menggunakan hadits ini, tapi kita juga jangan menjelek-jelekkan Imam Muslim yang telah menshahihkan hadits ini. Apa yang telah dilakukan oleh Imam Muslim adalah satu ijtihad dari beliau, dan hasil ijtihad itu tetap harus kita hormati.

Kesimpulan:
1. Hadits shahih ada yang isinya bertentangan dengan Al-Qur’an.
2. Shahih tidaknya suatu hadits adalah hasil ijtihad ulama.
3. Hasil ijtihad ulama bisa benar dan bisa juga salah.
4. Hasil ijtihad ulama harus kita hormati.
5. Setiap isi hadits harus kita bandingkan dulu dengan Al-Qur’an, karena hanya Al-Qur’an sajalah kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya.


Video ttg fatwa ulama yang tidak bisa kita terima begitu saja ttg wanita dewasa yang menyusui laki-laki dewasa non-mahram:

Penjelasan lebih detil mengenai hadits wanita dewasa yang menyusui laki-laki dewasa:
http://www.rumahfiqih.com/x.php?id=1354466572&=benarkah-aisyah-bolehkan-laki-laki-dewasa-menyusu-pada-wanita-biar-jadi-mahram.htm

Semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s