Tangan Allah

1. Pendapat empat Imam Madzhab.
– kami mengimani ayat tentang tangan Allah.
– itu ayat Mutasyaabihaat.
– kami tidak memastikan apakah Allah benar-benar punya tangan atau tidak.
– makna sebenarnya kami serahkan pada Allah.
– inilah pendapat Tafwidh (menyerahkan maknanya kepada Allah)

2. Jumhur Ulama
– kami mengimani ayat tentang tangan Allah.
– itu ayat Mutasyaabihaat.
– kami tidak memastikan apakah Allah benar-benar punya tangan atau tidak.
– makna sebenarnya kami serahkan pada Allah.
– tapi kalau mau dijelaskan, maka gunakanlah makna yang lebih pantas untuk Allah, misalnya kekuasaan Allah.
– inilah pendapat Ta’wil (menta’wilkan makna tangan Allah dengan makna yang pantas bagi Allah).

3. Pendapat Ibnu Taimiyah
– kami mengimani ayat tentang tangan Allah.
– itu ayat Muhkamat.
– Allah benar-benar punya tangan.
– tangan Allah berbeda dengan tangan makhluk-Nya
– inilah pendapat Tatsbit (memastikan bahwa Allah benar-benar punya tangan.)

4.  Pendapat kaum Mujassimah
– kami mengimani ayat tentang tangan Allah.
– itu ayat Muhkamat.
– Allah benar-benar punya tangan, dan juga punya fisik.
– tangan Allah dan fisik Allah berbeda dengan tangan dan fisik makhluk-Nya
– inilah pendapat Tajsim (memastikan bahwa Allah benar-benar punya tangan secara fisik dan punya anggota badan lainnya)

5. Pendapat kaum Musyabbihah
– kami mengimani ayat tentang tangan Allah.
– itu ayat Muhkamat
– Allah benar-benar punya tangan, dan juga punya fisik.
– tangan Allah dan fisik Allah sama dengan tangan dan fisik makhluk-Nya
– inilah pendapat Tasybih (meyakini Allah punya fisik dan meyakini bahwa fisik Allah sama dengan fisik manusia.)


Pendapat nomor 4 (Mujassimah) dan nomor 5 (Musyabbihah) adalah pendapat yang sesat.

Pendapat nomor 3 (Tatsbit) mirip dengan nomor 4 (Mujassimah) dan riskan jatuh pada kesesatan.

Yang aman, ambillah pendapat nomor 1 (tafwidh), atau pendapat nomor 2 (ta’wil). Insya Allah ini lebih aman, karena jauh dari pendapat nomor 4 (Mujassimah) dan pendapat nomor 5 (Musyabbihah).

sumber:
Buku “Aqidah Salaf dan Khalaf”, karangan Syaikh DR. Yusuf Al-Qardhawi.

image

Artikel lain tentang “Di mana Allah??”
https://ismetkh.wordpress.com/2015/01/17/di-mana-allah/

Advertisements

One thought on “Tangan Allah

  1. Pingback: Di mana Allah? | Blog of Isa Ismet Khumaedi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s