Ibadah tanpa dalil khusus

Berkata Imam Bukhari dalam pembukaan kitab hadits Shahih beliau:

قال البخاري ما كتبت في كتاب الصحيح حديثا إلا اغتسلت قبل ذلك وصليت ركعتين

Tidaklah aku tulis sebuah hadits pada kitab shahih ini, kecuali sebelum itu aku selalu mandi dulu dan sholat dulu dua roka’at.

sumber:
https://uqu.edu.sa/lib/ar/167240

Mandi dan sholat dua roka’at setiap akan menulis hadits itu tidak ada dalil khususnya, tapi Imam Bukhari melakukan hal tsb, karena ada dalil umum yang membolehkan, bahkan menganjurkan.

Jadi, kalau ibadah yang rutin dilakukan wajib ada dalil khususnya, berarti imam Bukhari adalah pelaku bid’ah?

Yang benar adalah, Imam Bukhari bukanlah pelaku bid’ah, karena ibadah yang rutin dilakukan tidak selamanya harus ada dalil khusus yang memerintahkan hal tsb. Dan memang ada banyak ulama yang melakukan hal yang seperti ini, salah satunya adalah Imam Bukhari ini.

Coba buka lagi kitab2 para ulama, yang berbahasa Arab lebih baik, karena yang berbahasa Indonesia kadang sudah dipilih-pilih isinya.

link di atas adalah link berbahasa Arab. Silakan dilihat sendiri.
Semoga bermanfaat.


Tambahan:
Kalau ada ustadz yang mengatakan bahwa semua jenis ibadah harus berdasarkan pada dalil khusus yang jelas-jelas menyebutkan perintah atas ibadah tersebut, maka coba tanyakan kisah Imam Bukhari di atas pada ustadz tersebut. Karena bisa jadi ustadz tersebut berpendapat seperti itu karena belum pernah mendengar kisah tentang Imam Bukhari di atas.
Kita punya hak untuk bertanya atas hal-hal yang belum kita ketahui.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s