Hukum Dzikir dengan suara keras di masjid

أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَخْبَرَهُ  أَنَّ رَفْعَ الصَّوْتِ بِالذِّكْرِ حِينَ يَنْصَرِفُ النَّاسُ مِنْ الْمَكْتُوبَةِ كَانَ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ كُنْتُ أَعْلَمُ إِذَا انْصَرَفُوا بِذَلِكَ إِذَا سَمِعْتُهُ

Dari ibnu Abbas ra, bahwa sesungguhnya mengeraskan suara saat dzikir setelah orang-orang selesai mengerjakan sholat adalah sudah dilakukan sejak zaman nabi. Dan berkata ibnu Abbas ra, aku bisa mengetahui sholat mereka sudah selesai dengan cara mendengar dzikir tsb.
(Hadits Shahih Bukhari, bab Shifat Sholat, sub bab Dzikir setelah Sholat)

Kesimpulan:
Dzikir dengan suara keras setelah selesai sholat di masjid hukumnya adalah sunnah, atau minimal mubah.
Yang pasti bukan bid’ah.

link hadits:
http://hadith.al-islam.com/Loader.aspx?pageid=237&Words=%d8%b1%d9%81%d8%b9+%d8%a7%d9%84%d8%b5%d9%88%d8%aa+%d8%a8%d8%a7%d9%84%d8%b0%d9%83%d8%b1&Type=phrase&Level=exact&ID=106815&Return=http%3a%2f%2fhadith.al-islam.com%2fPortals%2fal-islam_com%2floader.aspx%3fpageid%3d236%26Words%3d%d8%b1%d9%81%d8%b9%2b%d8%a7%d9%84%d8%b5%d9%88%d8%aa%2b%d8%a8%d8%a7%d9%84%d8%b0%d9%83%d8%b1%26Level%3dexact%26Type%3dphrase%26SectionID%3d2%26Page%3d0

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s