Tak kan lari rezeki dikejar 

Rezeki kita, sudah ada yang mengatur. Setiap kita, sudah ada alokasi rezeki-nya masing-masing.
Maka, apapun yang kita terima sebagai rezeki, maka sesungguhnya itu adalah rezeki kita, bukan rezeki orang yang salah datang ke kita.
Sebaliknya, apapun yang diterima oleh orang lain, maka itu adalah rezeki-nya, bukan rezeki kita yang salah datang ke orang tersebut. 

Yang memberi rezeki kita adalah Allah,bukan orang, bukan perusahaan. Karena itu, apapun yang kita terima, yakinilah bahwa itu adalah rezeki yang memang untuk kita, dan rezeki itu adalah rezeki yang telah Allah siapkan untuk kita, dan kepada Allah-lah kita wajib bersyukur.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.(QS. Ibrahim, ayat 7) 

Maka, bersyukurlah atas apa-apa yang telah Allah berikan kepada kita, insya Allah, nanti Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita.
Mari kita jalani hidup kita dan pekerjaan kita dengan rasa syukur, karena dengan rasa syukur itu, Insya Allah akan membuat kita bisa lebih produktif lagi.

Kita orang Islam, adalah orang-orang yang bersyukur, dan itulah sebabnya sejarah islam dari dulu sampai sekarang selalu menghasilkan orang-orang yang produktif.

Semoga bermanfaat, please share.

25 April 2014
Isa Ismet K

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s