Kupas Tuntas Bid’ah: (3) Penafsiran Khalifah Umar ra

Tentang bid’ah,
Rasulullah mengatakan bahwa semua bid’ah adalah sesat.
Lalu khalifah Umar ra mengatakan bahwa ada bid’ah yang sesat dan ada bid’ah yang baik.

Sampai di sini, kita mau ikut yang mana?
Kita mau menafsirkan perkataan Rasulullah hanya berdasarkan akal kita sendiri?
Atau kita mau menggunakan penafsiran sahabat nabi dalam masalah ini?

Tentu saja, yang benar adalah, kita harus menggunakan penafsiran sahabat nabi dalam masalah ini.
Jadi, yang benar adalah, ada bid’ah yang sesat (bid’ah dholaalah) dan ada bid’ah yang benar (bid’ah hasanah).

Ini kalau kita mau mengikuti pemahaman sahabat nabi.

Adapun kalau kita memaksakan diri untuk mengambil penafsiran versi ulama tertentu yang mengatakan bahwa semua bid’ah itu sesat, ya silakan saja.
Tapi tentu saja, penafsiran versi ulama ini tidak sesuai dengan pemahaman sahabat nabi.

Nah, kita mau ikut yang mana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s